2 Jul 2011

Pelantikan Pengurus BEM FKIP UR 2011-2012

Pelantikan yang dilaksanakan pada tanggal 2 Juli 2011 dengan tema "Tingkatkan Sinergisitas Kelembagaan untuk Perbaikan dan Akselerasi Gerakan Mahasiswa" berlangsung di Ruang Serbaguna FKIP UR dihadiri Oleh Dekan FKIP UR (Prof. DR. H. Isjoni Ishaq, M.Si), Kabag Kemahasiswaan FKIP UR (M. YRE Pulungan, M.H), Presiden UR terpilih (Yulan) dan tamu undangan lainnya (Gubernur Faperta dan Faperika, Bupati Hima Sejaran dan seterusnya).
Sekitar pukul 09.30 WIB Acara pembukaanpun dimulai.

Di mulai dari Kata sambutan Ketua Pelaksana (Hanggah Saputra), Tilawah dan Do'a.
Kemudian pembacaan SK Pengurus Domisioner BEM dan BLM FKIP UR 2010-2011
selanjutnya pembacaan SK Dekan Mengenai Pengurus BEM dan BLM FKIP UR 2011-2012
Nama-nama Pengurus BEM dan BLM periode 2011-2012 pun dipanggil satu persatu.
Berry Virmala (Ketua Umum BLM FKIP UR) beserta jajarannya...
Toni Era Wijaya (Gubernur FKIP UR) dan Rian Hadi Wijaya (Wakil Gubernur FKIP UR) beserta jajarannya...
selanjutnya adalah pembacaan Ikrar Pengurus yang di pandu oleh Dekan FKIP UR (Prof. DR. H. Isjoni Ishaq, M.Si)
*suasana yang sangat hening dan penuh Khidmat.
Serah Terima Jabatan adalah ujung tombak dari kegiatan ini. Dimana pengurus BEM dan BLM domisioner menyerahkan jabatan atau tugas selanjutnya kepada pengurus BEM dan BLM selanjutnya. Dimana langsung disahkan oleh Dekan FKIP UR dengan disaksikan oleh Presiden terpilih dan kasubag perlengkapan.
Acara belum selesai sampai disitu.
Ada yang lebih seru lagi yaitu Ketua BEM dan BLM periode 2011-2012 diminta untuk menyampaikan kata sambutan.
*Luar biasa untaian kata yang dilantunkan oleh pemimpin-pemimpin FKIP tersebut, penuh makna dan pesan yang sangat sarat makna.
Saya ucapkan Tahniah atas dilantiknya Para Pemegang Estafet Perjuangan BEM FKIP UR Periode 2011-2012.
Semoga posisi yang telah diamanahkan dapat menjadi ladang amal, ilmu dan kreatifitas dan semoga menjadi asupan gizi dan energi dalam pergerakan kehidupan yang penuh dengan corak dan ragam.

30 Jun 2011

I Luv Luv like as Luv Luv me *the last

Luv..., pernah ada yang bertanya berpakah harga sekuntum cinta.
Klo kamu mau ngomong, kamu pengennya jawab apa?
Luv, sungguh harummu, sucimu, lembutmu, tangguhmu, dan kedahsyatanmu tidak sembarang orang yang bisa mendapatkannya.
Aku yakin, hanya orang yang dapat menghargaimu dan mencintaimu yang bisa mendapatkannya.
...
Hmmm...semua memang pilihan, kita mau yang instant atau yang memiliki proses tetapi hasilnya menakjubkan, ya bukan?
sama halnya dengan memilih sekuntum cinta. Kalo kita mau sekuntum cinta yang wanginya sebenar saja, sangat mudah sekali menemukan dan mendapatkannya. Karna, kita tinggal memetiknya lalu menikmati wanginya sekejap saja. Lalu, setelah wangi semerbak itu hilang kita campakkan.*karna ia telah layu (Kenikmatan sesaat).
Tapi, kalo kita mau sekuntum cinta yang wanginya tak pernah pudar di makan oleh kemelut zaman, maka kita harus dapat memilih sekuntum cina tersebut dengan baik dan dengan cara yang baik. Dan kita harus pandai untuk menjaga kesegaran dan kesemerbakan wanginya. Selain itu, kita harus pandai merawatnya, menjaganya dan memberinya nutrisi. Agar sekuntum cinta itu dapat tumbuh subur, mewangi sepanjang waktu hingga nafas tak lagi dapat mencium aroma segarnya.
...
CINTAIlah CINTA
dan
JANGAN NODAI CINTA
wallahualam





Batu Cinta (LUV STUN)

"Batu Cinta? Benarkah ada? Bentuknya seperti Luv ya?" batinku
Sesampai di Situ Patengan (Danau Patenggang), aku disambut udara yang amat sejuk. Banyak dagangan yang dijajakan disana. Mulai dari strawberry, aksesoris anak gaul, baju khas Bandung, hingga jajanan pasar. Sebagai pengunjung tentu saja hatiku tertarik untuk melihat-lihatnya bahkan membelinya untuk ole-ole..hehehe...sekali meyelam sambil minum air...(kok rada aneh ya pepatahnya? hmmm).
Liburan kali ini sangat menyenangkan (Happy...happy...happy).
Saat masuk ke gerbang menuju danau patenggang, ada sebuah batu yang bertuliskan sejarah situ patenggang tersebut...
"Biar Exsist, Sedikit Narsis Boleh Dunk" Saya foto dulu yach!
 
"Naik perahu Neng?" ujar seorang penjual jasa sewa perahu.
"Boleh-boleh" ujarku bersemangat. "Berapa a' ?"
"Perahunya untuk 15 orang Neng, sewa untuk 1 perahu 150 rb"
"Wadduh" ucap ku.
Aku mulai berdiskusi bersama teman-temanku. Kami hanya 4 orang. Tawar menawar yang rumitpun terjadi. akhirnya kami dan aa si pemilik sewa perahu menyetujui dengan harga 120 ribu 1 perahu untuk 4 orang.
Wah senengnya hatiku, walau bayar agak mahal tapi, dengan iming-iming menuju pulau untuk melihat BATU CINTA aku jabanin dech...hehehe...
sebelum jalan kami foto-foto dulu dech...














“Hahay...anggap aja keyen ye..”Narsis euy!
...
Perjalanan pun dimulai...
"Batu Cinta itu ada sejarahnya nggak A'?"
Si aa yang menyewakan perahu mulai bercerita tentang sejarah Batu Cinta.
dalam perjalananpun dia mengatakan di sana ada pulau ASMARA. Seraya menunjuk dengan bibirnya (karna tangannya sedang mengayuh perahu) kearah pulau yang tepat berada di sebalah kiri ku.
"Oh ya?" ujarku takjub
"Bentuk pulaunya kalau dari atas terlihat seperti hati." Tambahnya.
nich dia BATU CINTA. 

 













Oh ya, konon kata si Aa’ yang ngantarin kami ke Batu Cinta. Siapa saja yang menuliskan namanya dan nama pasangannya di batu tersebut, cintanya bakal abadi. (Benarkah???)














Apapun mitosnya yang penting HAPPY!!! *hehehe kayak bunyi iklan aza...