Tampilkan postingan dengan label Travelling. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Travelling. Tampilkan semua postingan

3 Mei 2014

Just One Day (Part 2)

30 April 2014, 05.30 pagi
-Lempuya-
Kami udah disambut oleh salah seorang teman di stasiun lempuya.
Satu tujuan ketika turun dari kereta adalah mushollah. Kami mengurus diri masing-masing untuk menunaikan sholat subuh. Usai sholat dan sebelum melanjutkan perjalanan sekeliling jogja enakan pose dulu ^_^v
...
...
Mungkin fisik tak terasa lelah karna hati begitu exited karna telah tiba di kota pelajar.
Aku dan teman-teman seperjalanan menuju kos-kosan adik tingkatku juga yang sedang study di pasca UNY. sejenak beristirahat dan mengumpulkan energi untuk melanjutkan trip ke magelang.
Sekitar 10.30 pagi
Aku l*s* dan l*z* dijemput oleh mereka.
Tujuang magelang. BOROBUDUR cuy!
So amazing this travel.
Disana aku juga dapat banyak informasi dari salah seorang adik tingkat yang bercerita bahwa sebenarnya borobudur ini ada kaitannya dengan sejarah nabi sulaiman dan ratu bulqis..*kisahnya ntar kita cari sama-sama ya.
Ini foto-foto yang sempat kami abadikan disana yang merupakan salah satu keajaiban dunia itu.
...
...
Yang perlu dicatat disini adalah...
Kami bisa GRATIS masuk k BOROBUDUR ini. Karna salah seorang temanku memiliki teman yang ayahnya kalo ndak salah pengelola disana.
Hoho....alhamdulillah :)
Boroburur usai lanjut ke Paris (PaRangtrisIS)
^_^
Ini juga ndak kalah serrunya. Walau ketinggalan si sunset...tapi tak apalah...semilir angin pantai tlah membawa sedikit penat di pundakku.
Maghrib menjelang kami sholat di mushollah yang tak nerada jauh disana.
Aku sengaja tidak menjamak sholat isya karna aku fikir habis sholat ini langsung pulang, tapi aku salah. Kami panjut ke malioboro.
Malioboro dan Masjid sunan
Ada untungnya juga aku tidak menjamak sholat, karna aku bisa merasakan sholat di masjid...*lupa namanya
This is one of picture that we took.k
...
Usai sholat, lanjut shopping!!!
O2 sudah pasti. Tapi ingat isi dompet juga :D
Itulah tempat terakhir yang kami kunjungi di kota pelajar itu.
Lain waktu akan ku perbaiki tulisan ini karna masih banyak yang mau ku kisahkan disini. Walau tidak semuanya, karena selebihnya akan ku simpan disini...♡ :)
Aku dan l*s* pulang k bandung paginya pukul 10 dari stasiun tugu jogjakarta.
Bye!
Wallahualam

Just One Day (Part 1)

Selasa, 29 April 2014
Hari penentu perjalanan itu "Just One Day"

Hari itu, saat tengah asyik beberes kamar dalam rangka mengumpulkan semangat untuk menyelesaikan tugas kuliah, HP-ku berdering memanggil-manggil pemiliknya. Kulihat dilayar HP, nomor itu tak bernama. Biasanya, aku jarang mengangkat telpon dari nomor-nomor siluman begitu, namun aku bergegas saja mengangkatnya, karena aku fikir mungkin saja teman atau kakak atau..ehem...#eh ^_^

Suaranya lumayan ku kenali, namun untuk memastikan, aku tanyakan saja, siapa pemilik suara diseberang sana. Dan ternyata benar, dia adalah S*a*d* adik tingkatku sewaktu kuliah di Universitas Riau dahulu.
Ku dengarkan setiap kalimatnya. Oh, ternyata dia sedang berada di Bandung.

Diakhir komunikasi via HP adik ndut itu, ngajakin NYABU (nyarapan bubur) hehe.
Ya, aku setujui saja, kebetulan 'kampung tengahku' juga masih kosong, karena keasyikan beberes kamar.
30 menit waktu yang cukup, untukku bersiap-siap menantinya menuju kosku. Kebetulan dia menginap di kosan kawanku, yang tak berada jauh dari kosanku.

-Nyabu-
Awalnya, aku ngajakin dia dan 2 orang adik tingkatku lainnya (R*i dan R*y*n) nyabu di depan kosanku, disana lumayan enak buryam nya, namun apa hendak dikata buaryamnya nggak buka. Hmmm, ku ajak saja mereka ke tempat lainnya, awalnya aku ingin berhenti di salah satu tempat makan gang sempit sih, tapi, karna si dek ndut kepalang kepingin buryam, ya sudah kami akhirnya kesana juga.

-Tawaran-
Tentunya ini bukan nyabu biasa dong. Masa, udah 2 tahun nggak ketemu nggak ngomongin apa-apa ya kan? ^_^
Banyak tanya yang ku lontarkan ke mereka.
Mereka makin kocak aja, ntah sejak kapan pula mereka bisa jadi 3 serangkai (hehe)
Hingga di pertanyaan yang paling berpengaruh dalam kisah "just one day" ini,
"Setelah ini kalian mau kemana?" (only that)
Pertanyaanku hanya itu saja, hanya ingin tahu saja.
Namun...
Mereka, tidak hanya menjawab tujuan mereka saja, tapi ada ekornya juga ^_^
"Ikut kak?" "udah pernah ke Jogja kak?"
haha,,,ya belumlah, wong aku bandung aja belom ku jelajahi, bagaimana mungkin jogja sudah ku datangi.
ingin ikut...tapi...
Hmmm bantak ' tapi ' yang melintasi fikiranku.
Tapi, lagi-lagi mereka pandai membuatku semakin antusias menyetujui tawaran mereka.
Ditambah lagi, hari kamis (1 Mei 2014) tanggal merah, bertepatan dengan jadwal kuliahku.
Namun, aku masih ragu, nggak mungkin dong aku cewek sendiri. Dan akhirnya aku tutup tawaran mereka dengan menjawab "lanjutkan sajalah" (yang artinya, aku tak bisa ikut).

Dalam perjalanan pulang, ke kos, tawaran itu masih menghantuiku. Karena disamping tawaran itu, ada tawaran lain yang sudah tersepakati. Tawaran lain itu adalah Rihlah ke Pengandaran bersama 'TIM SAKSI' yang in sya allah akan berangkat rabu malam.

Tak terasa, aku dan mereka sudah sampai di depan kosanku, dan kamipun berpisaaaah.
Mereka melanjutkan aktivitasnya, dan akupun demikian.

Di dalam kamar, aku kembali menimbang-nimbang tawaran itu, pertimbangan yang mereka tawarkan dan lain sebagainya, semua hal itu mengajakku berfikir sedikit dalam. ^_^
Aku teringat seorang teman sekelas, namanya L*s*, selama aku ini setiap aku ajakin dia kemana dan untuk apa kebanyakan jawabannya positif.
Dan ku coba saja BBM si do'i. Tanpa basa basi "Ke jogja Yuk"
Dan balasannya juga meng-enakkan hati, "Kapan kak?". Lalu ku jawab saja seperti rencana 3 adik tingkatku yang macho-macho itu " Sore ini". Dan aku memang tak salah menduga, ternyata jawabannya "OK" waaah...seneng banget. Berarti aku ada teman. Dan gilirannya ku tanyakan dek ndut, apakah aku masih bisa ikut trip mereka atau tidak. Dan ternyata jawabannya BISA. The last, restu dari ortu...^_^
Alhamdulillah Ortu merestui... :*

Ini Bukan NEKAD. Tapi, ini adalah kesempatan.

-Menanti jawaban-
Aku meminta pada si dek ndut, untuk mengabariku kapan kepastian berangkat ke Jogja. Namun, hingga pukul 11 lebih, belum juga kudaptkan informasi yang jelas. Karena, pada hari yang sama di siang harinya pukul 12.30 WIB aku ada agenda di kampusku, yaitu Talk Show "Dijalan Dakwah Ku Gapai Sakinah". Jujur, aku kurang respect dengan agenda ini, namun karena ustad yang menjadi pemateri adalah salah satu ustad yang aku gemari dan disamping itu ini adalah taklimat. Hmmm. Bismillah aku berniat untuk mengikuti.
Sembari menuggu kejelasan informasi dari si ndut aku persiapkan saja segala sesuatunya untuk keberangkatan, dan tak lupa meminta restu dariNya, seusai sholat dzuhur dan berharap jika perjalanan ini diijinkanNya, semoga aku bisa mengikuti Talk Show hingga selesai dan semoga keberangkatan ke jogja sekitar sore hari setelah Talk Show selesai.
tawakalalallah we lah...^_^
Ku lihat pukul sudah menunjukkan 12.30 WIB, si ndut  belum berkabar juga. Aku bersiap untuk mengikuti Talk Show. 
Di tengah perjalanan menuju gedung tempat pelaksanaan Talk Show, aku menerima telpon dari si ndut. Alhamdulillah, allah menjawab do'a dan inginku. Keberangkatan ke jogjanya pukul 20.00 malam. Dan masalah tiket, yang aku cemaskan harganya, mampu di redam oleh si ndut. 
Terimakasih s*a*d*, r*i dan r*y*n. You are the best.

-Berangkat!!!-
Dengan beberapa persiapan lainnya, sepulang dari Talk Show. 
Aku dan l*s* berangkat ke stasiun Kiara Condong.
Pukul 20 lebih kami berangkat menuju Jogja!!!

So, Awesome!!!

Is a Nekad Travelling? ;)



13 Jul 2012

Memenuhi Undangan Walimah

Hari ini first time pergi ke Rengat ibu kota kabupaten Indra giri Hulu dengan mengendarai sepeda motor. Hari ini tanggal 07 July akan aku kenang sebagai sejarah adventure yang menyegarkan. Bukan maksud untuk melebih-lebihkan namun itulah perasaan yang sedang mengisi hatiku. Betapa bahagia dan bangganya, bisa dengan enteng mengendarai sepeda motor ke tempat yang lumayan jauh dari tempat tinggalku. Bagaimana tidak merasa enteng, karena izin dari orangtua untuk bepergian sudah di SK kan alias udah dapat ridho dari orangtua. Kunci dalam bepergian atau adap dalam bepergian salah satunya adalah mengantongi ijin dari orangtua atau orang rumah, selebihnya adalah berdo’a dan memohon keselamatan pada Sang Khaliq.
Kepergian kali ini bukan untuk menghabiskan waktu libur, tetapi lebih dari itu yaitu memenuhi salah satu hak seorang muslim atas muslim lainnya. Hari ini hari sabtu adalah hari walimatul ursy salah seorang kakak senior di kampusku dulu. Alhamdulillah allah memberikan kesempatan bagiku untuk dapat menghadirinya. Sungguh bahagianya. Alhamdulillah aku bepergian tidak sendirian, aku pergi bersama seorang temanku.
Dengan waktu tempuh kurang lebih satu jam setengah kami sampai di tempat walimatul ursy tersebut. Terlihat halaman rumah yang tengah menggelar walimahan masih terlihat sepi, namun dari luar kami mendengar sayup-sayup suara seorang Kiyai (sepertinya) sedang memberikan wejangan kepada kedua mempelai. Aku dan temanku masih single, sadarkan akan status tersebut kami memacu langkah untuk segera masuk kerumah tersebut (walau rada nggak nyambung ^^). Berharap dapat mengantongi wejangan Kiyai tersebut, dan Alhamdulillah walau sedikit kami dapat mendengarkannya.  
Ada kisah lucu, sebelum tiba di tempat perhelatan tersebut. Aku dan temanku bermaksud menuntaskan urusanku di DPD P*S Kabupaten INHU. Namun, kantor itu tutup dan tidak terlihat sedikitpun tanda-tanda adanya pengurus. Karena kami orangnya sedikit supel (hihihi) kami mendaratkan kaki hingga kebelakang gedung kantor, dan menemukan seseorang yang sedang bekerja dengan berbagai peralatan perabotannya. Dengan enteng lelaki itu mengatakan kepada kami bahwa kunci kantor biasanya ditaroh disana seraya menunjukkan posisi kunci itu biasanya diletakkan. Tak lama setelah itu muncul seorang lelaki yang rambutnya sudah dirayapi uban, dari penjelasannya tentang seseorang yang kami tanyakan keberadaannya, bahwa seseorang itu  sedang menghadiri pernikahan. Dengan wajah rada oon  aku dan temanku terpelongo dan serentak tertawa. Kami lupa, bahwa orang yang sedang kami cari itu kan sedang bersanding dengan kakak senior kami yang tengah melangsungkan walimatul ursynya. Tak elaklah sepanjang jalan kami terkekeh kekeh.
Kembali pada suasana walimatul ursy, kakak senior kami itu sungguh memesona demikian pula halnya dengan lelaki yang berada disamping kanannya yang menggunakan warna baju seragam yaitu putih. Selanjutnya acara foto-foto…
 
 Aku dan temanku juga diberikan kesempatan untuk menjadi sie. Penjaga hidangan (hehehe) sekali jaga dua tiga makanan libas (Lapppeeer). Alhamdulillah, ini bukan hanya mengahadiri walimatul ursy, tapi juga ajang kumpul atau reunion. Disana banyak kakak-kakak yang dulu telah menyemprotkan warna ukhwah saat aku dan temanku di SMA dulu. Selain itu, aku juga bisa sekalian silaturahim dengan teman-teman, adik-adik dan kakak-kakak yang tergabung dalam Formasi Inhu. Sungguh hangat. Seperti sudah lama tidak bertemu “koloni” semenjak terdampar di kampong. Semoga Allah memberkahi pertemuan kami. Hmmm, tidak hanya itu (^_^) teman-teman yang dari Unri dan UIR juga datang (Happy dech) terobati rasanya rindu dihati.
Sekitar pukul 3 sore aku dan temanku pamit pada kakak senior untuk pulang ke air molek (daerah temapat tinggal kami) karena terlihat cuaca seperti kurang bersahabat. Langit hitam sedang berarak menutupi kegagahan mentari.
Dalam perjalanan pulang, aku dan temanku tidak mau membuang kesempatan, selagi masih berada di Rengat, kami menyempatkan diri untuk memijakkan kaki di Danau Raja (taman wisata rengat). Dan kami futu-futu ^^v
 

Lelah futu-futu, kami segera melanjutkan perjalanan pulang, karena jarak yang harus kami tempuh masih lumayan jauh. Alhamdulillah sekitar pukul 16.33 kami tiba di air molek, namun, kami tidak segera pulang. Karena kami mendadak terjerat rindu oleh suasana SMP N 1 Pasir Penyu tempat kami sekolah dulu, sedikit bernostalgia disana. Mengingat-ingat tiap kejadian di tiap sudut sekolah, mulai dari kantin, kelas, pohon celi, lapangan di belakang pustaka hingga di pelataran labor fisika, banyak kisah dan cerita yang terekam jelas diingatan kami. Terkadang sambil terkekeh-kekeh dan istighfar disela nostalgia. Dan tentunya agenda yang tidak ketinggalan adalah futu-futu lagi…^^
 
The last, perjalanan ini kami tutup dengan menyantap pempek Palembang di tempat Favorit kami.