Tampilkan postingan dengan label Family. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Family. Tampilkan semua postingan

28 Okt 2013

Happy Milad Broda

Bandung, 28 Oktober 2013
Di hari peringatan Sumpah Pemuda ini. Aku ingin mengucapkan Happy Milad to my Broda.
Semoga sisa usiamu diberi keberkahan oleh Allah SWT dan Semoga dirimu selalu dilimpahi kasih sayangNya.
Dan sekaligus ingin merangkai kata untuk pemuda indonesia.
Pemuda ...
Pancarkanlah sisi terang yang ada dalam dirimu. Agar dunia tahu bahwa kau ada. Agar dunia menyadari akan eksistensimu yang luar biasa.
Sudahi dan tutuplah sisi gelap yang selama ini hanya membenarkan anggapan negatif para tetua akan kita (pemuda indonesia).
"Karna nila setitik rusak susu sebelanga"
Mari kita bangkit dan kembali menggemakan auman kita ke seluruh anterojagad.
Agar mereka yang memandang pemuda sebelah mata terpaksa membelalakkan matanya hanya untuk mengatakan "wow! Ternyata aku salah!"
Tidak ada lagi kata "yang muda belum boleh bicara"
Wujudkan indonesia yang lebih berbudi pekerti luhur dan berwawasan luas serta saling bahu membahu memajukan indonesia. Karna maju atau mundurnya negara indonesia ada di dalam genggaman kita (pemuda indonesia).
HARAPAN ITU SELALU ADA, YANG BERADA DI PUNDAK-PUNDAK KITA (PEMUDA INDONESIA)
Selamat Hari Sumpah Pemuda.


18 Okt 2013

Rindu dia

Bagaimanapun kekuranganmu
Apapun kata orang tentangmu
Aku Merindukanmu...
Aku selalu berharap...
Terus berharap...
Pada Dia yang semuanya didalam kekuasaannya...
Aku selalu berharap ada keajaiban...
Aku takkan pernah merasa malu memilikimu ...

Meskipun saat bersamamu selalu hatiku merasa khawatir., sedih., dan terkadang marah...
Aku tetap sayang dan selalu ada rindu buatmu...
I luv u brotha
Semoga allah swt selalu melimpahkan rahmatNya padamu

26 Okt 2012

Lebaran Bareng Sepupu

Lebaran Idul Fitri yang BERBEDA.
Yupz, it's so different. Karna baru kali inilah aku bisa merasakan dan menikamati berlebaran bersama saudara-saudara sepupuku dari pihak papa. Biasanya, jangankan berlebaran bersama, sekedar untuk bermain saja jarang.
Namun, kali ini aku dan mereka berlebaran bersama. Bersilaturahim ke tempat saudara-saudara dari pihak papa. Sebelumnya sempat terbersit bahwa lebaran bersama mereka akan terasa canggung dan diem-dieman. Mungkin, karena kami tidak terlalu dekat, makanya aku sempat berfikir seperti itu.
Ya, padahal kami adalah sepupu dekat, dekat banget. Semuanya adalah anak dari kakak papaku dan adik papaku. So, dekat banget kan????
Hmmm, aku juga nggak tau dari mana asal muasal kecanggungan yang menyelip diantara kami. Mungkin karena intensitas pertemuan kami yang sangat jarang. Khusunya aku, yang sangat jarang bermain bersama mereka sedari kecil.

BUT KNOW...
I feel different. I can feel they are my sister n my brother. Dan perjalanan hari itu begitu menyenangkan dan tidak sekaku dan sebeku yang ku bayangkan^^

I LOVE THEM COZ ALLAH ^^


This is we are...^^
ada (Bang Rizky,Uun, Alfan, Saya, Mbak Mia, Uda Sidiq)

Hikmahnya adalah lebaran membuka pintu-pintu silaturahim bagi kami...^^
Alhamdulillah...

20 Agu 2012

"Ngomong-ngomong bentar lagi mau dapat mantu ni?"


Tahun ini aku masih sendiri. Lebaranpun sendiri. Kemana-mana hanya membawa dua kaki. Belum ada yang berdiri di samping. Kalimat yang agak lebai yah, hehehe. Sebenarnya, aku kemana-mana di hari lebaran sama orangtua atau saudara hehehe, bukan sendirian dengan makna sebenarnya.
Tapi, aku tidak mau melepaskan rasa sukurku padaNya, yang telah memberikan aku kesempatan untuk menghirup udara Idul Fitri 1433H dan masih diberi kesempatan untuk menyambung tali silaturahim dengan saudara-saudaraku. Alhamdulillah...

Pagi itu, 19 Agustus 2012 takbir menggema disetiap sudut bumi. Allahu Akbar Allahu Akbar Allahu Akbar walillah ilham...
Aku dan orang tuaku melaksanakan sholat sunah Idul Fitri di Mesjid di dekat rumahku. Sholat Ied berjalan dengan hikmat. Sebagian jamaa'ah yang mengikuti sholat di mesjid Al Muslimin menitikkan air mata ketika sang Khatib menyampaikan Khutbahnya. Dan aku salah satunya.
salah satu kisah yang disampaikan khatib 
"Dulu pada zaman Nabi Muhammad SAW ketika hari raya Idul Fitri, terkisahlah seorang anak yatim yang bertemu dengan Rasulullah SAW. Anak itu sangat compang camping, tiada kebahagiaan diwajahnya, padahal hari itu seharusnya ia bahagia seperti teman-temannya yang tengah bersuka cita di hari raya bersenda gurau dengan keluarga dan menggunakan pakaian bagus. Anak itu meluapkan segala kesedihannya pada Rasulullah SAW, tanpa ia ketahui bahwa yang tengah dihadapannya adalah Rasulullah SAW. Kemudian Rasulullah SAW menghiburnya :
"Nak, maukah kau kujadikan anakku, Aisyah sebagai ibumu, fatimah sebagai kakakmu? *saya lupa sabda beliau selanjutnya*
Kemudian anak itu langsung menyadari bahwa yang tengah dihadapannya adalah Baginda Nabi Muhammad SAW. Langsung ia memeluk Rasullullah SAW, kemudian Rasulullah SAW mengajaknya kedalam rumah, dan ketika keluar rumah wajah anak itu menjadi berseri-seri dan diselimuti kebahagiaan " 
Ya begitulah kira-kira kurang lebih kisahnya, sungguh kisah penuh makna. Hanya dengan sedikit perhatian dari Rasulullah SAW telah mengembalikan kebahagiaan seseorang.
Begitulah hendaknya kita sebagai seorang muslim yang mengikuti akhlak Rasulullah SAW. Jika setiap kita seperti itu, tidakkah begitu indahnya hidup ini? Tidak ada lagi wajah muram yang memenuhi pelataran jalan.
Allahu Akbar Allahu Akbar Allahu Akbar Walillah Ilham.
Allah maha besar! Tiada kekuasaan selaian kekuasaanNya.

Selesai sholat, 
Aku dan orangtuaku bersilaturahim dirumah nenekku (orangtua dari papa). Seperti tahun-tahun sebelumnya, saudara-saudara papapun juga ikut berkumpul ditambah lagi anak-anaknya (alias sepupu-sepupuku dan keponakan-keponakanku) rame deh pokoke.

Hal yang mengejutkan,
Ditengah asyik-asyiknya ngobrol, papaku yang selama ini aku pikir cuek dengan "ceritaku" mendadak membuat wacana yang tak elak memerahkan wajahku (lebay).
"Ngomong-ngomong bentar lagi mau dapat mantu ni "
Dengan sigap aku meletakkan telunjuk di bibirku (memberi syarat). 
Hingga akhirnya, terbentuklah sebuah "gosip " kalau aku akan menikah sebentar lagi....
Addduuuuh!!! Perutku jadi mules kepalaku senut-senut...
Memang sih, sebelum lebaran ini ada seorang ikhwan yang telah kuperoleh biodatanya, tapi hatiku belum mantab untuk menikah, sehingga belum ada terpikir kesana.
Tapi, nggak apalah semoga gosip itu menjadi Do'a. Supaya, lebaran berikutnya udah ada pendamping disisku...Amiiiin ^^