25 Sep 2014

"Rizqi dan Ikhtiar"

Mungkin kau tak tahu di mana rizqimu. Tapi rizqimu tahu di mana engkau. Dari langit, laut, gunung, & lembah; Rabb memerintahkannya menujumu.

Allah berjanji menjamin rizqimu. Maka melalaikan ketaatan padaNya demi mengkhawatirkan apa yang sudah dijaminNya adalah kekeliruan berganda.

Tugas kita bukan mengkhawatiri rizqi atau bermuluk cita memiliki; melainkan menyiapkan jawaban "Dari Mana" & "Untuk Apa" atas tiap karunia.

Betapa banyak orang bercita menggenggam dunia; dia alpa bahwa hakikat rizqi bukanlah yang tertulis dalam angka; tapi apa yang dinikmatinya.

Betapa banyak orang bekerja membanting tulangnya, memeras keringatnya; demi angka simpanan gaji yang mungkin esok pagi ditinggalkannya mati.

Maka amat keliru jika bekerja dimaknai mentawakkalkan rizqi pada perbuatan kita. Bekerja itu bagian dari ibadah. Sedang rizqi itu urusanNya.

Kita bekerja tuk bersyukur, menegakkan taat & berbagi manfaat. Tapi rizqi tak selalu terletak di pekerjaan kita; Allah taruh sekehendakNya.

Bukankah Hajar berlari 7x bolak-balik dari Shafa ke Marwa; tapi Zam-zam justru terbit di kaki bayinya? Ikhtiar itu laku perbuatan. Rizqi itu kejutan.

Ia kejutan tuk disyukuri hamba bertaqwa; datang dari arah tak terduga. Tugasnya cuma menempuh jalan halal; Allah lah yang melimpahkan bekal.

Sekali lagi; yang terpenting di tiap kali kita meminta & Allah memberi karunia; jaga sikap saat menjemputnya & jawab soalanNya, "Buat apa?"

Betapa banyak yang merasa memiliki manisnya dunia; lupa bahwa semua hanya "hak pakai" yang halalnya akan dihisab & haramnya akan di'adzab.

Banyak yang mencampakkan keikhlasan 'amal demi tambahan harta, plus dibumbui kata tuk bantu sesama; lupa bahwa 'ibadah apapun semata atas pertolonganNya.

Dengan itu kita mohon "Ihdinash Shirathal Mustaqim"; petunjuk ke jalan orang nan diberi nikmat ikhlas di dunia & nikmat ridhaNya di akhirat.

Maka segala puji bagi Allah; hanya dengan nikmatNya-lah menjadi sempurna semua kebajikan.
Ya Allah mudahkanlah kami dalam mensyukuri karuniaMU..
Istiqomahkan kami dalam taat padaMU..
Matikanlah kami dalam keadaan ridho dan diridhoi..
Amiin...

8 Agu 2014

WANITA

Wanita
Wanita tidak diciptakan dari tulang kepala karena mereka bukan untuk dijadikan pemikir
Wanita tidk diciptakan dari tulang kaki karena mereka bukan untuk dinjak-injak
Melainkan...
Wanita diciptakan dari tulang rusuk yang bengkok, dekat dengan tangan dekat dengan hati
Karena itulah...
Dekat dengan tangan, wanita hendaknya dirangkul, dijaga dan dilindungi
Dekat dengan hati, wanita hendaknya disayang dan dimengerti
Tulang rusuk yang bengkok, wanita hendaknya dengan lembut dinasehati dengan pelan dibimbing untuk menjadi lurus.
Wanita
Bukan untuk disakiti ataupun dimanfaatkan atas anugerah yang allah berikan padanya.
Baik itu kecantikannya kebaikannya dan kepolosannya.
Karna
Wanita hadir menjadi pendamping bagi adam as dalam menentramkan hati yang gundah
Hadir menjadi penyemangat bagi muhammad saw dalam dakwah
Hadir menjadi obat rindu sang buah hati bagi ibrahim as.
Hadir untuk merawat isa as
Berikut salah satu hadist yang berkaitan dengan wanita:
Al Bukhari meriwayatkan dari Abu Hurairah
radhiyallahu ‘anhu dari Nabi Shallallhu ‘alaihi wa
sallam, beliau bersabda, yang artinya :
“Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari
Akhir, janganlah ia mengganggu tetangganya, dan
berbuat baiklah kepada wanita. Sebab, mereka
diciptakan dari tulang rusuk, dan tulang rusuk
yang paling bengkok adalah bagian atasnya. Jika
engkau meluruskannya, maka engkau
mematahkannya dan jika engkau biarkan, maka
akan tetap bengkok. Oleh karena itu, berbuatlah
baik kepada wanita.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Wallahualam.

7 Jun 2014

Diam dalam Sikap, Agresif dalam Do'a

Diam dalam sikap, namun agresif dalam do'a. Ku fikir itulah simpulan yang tepat dari obrolan grup whatsapp kami  ^_^

Sore itu, guru spiritual mengirimkan komik singkat ke grup kami. Karena proses loading yang lama, aku belum tertarik untuk membacanya, namun setelah ku lihat lagi percakapan di grup itu, ku lihat ada yang berkomentar, komentarnya cukup membutku penasaran dengan komik singkat itu.
Halaman pertama, bertuliskan judul Ketika Kau Jatuh Cinta.


Aku yang suka iseng, langsung nyeletuk di grup itu...dan teriak ke guru spiritual "order 1 yang seperti daud (nama ikhwan di komik itu)" Hehe cuma becanda aja sih sebenarnya...:P

Guru spiritualpun menanggapi celetukanku itu, dengan imote orang berlari beliau berkata, "saya sudah berlari dari tadi..."
Haha, ku kira beliau mau mencari daud, ternyata lanjutan komen beliau membuat kami speechless. (Daudnya nggak suka akhwat agresif daudnya suka sasi seperti yang di komik tadi diam-diam saja dalam do'a)

oh my GOD!!!! terdiam seribu kata deh diriku...

Namun, temenku nyeletuk menanggapi komen sang guru, dia bilang, "tapi khadijah juga meminta kan?"

Kemudian beliau mengomentari dengan kalimat yang membuat kami semakin speechless

(kalau berani seperti khadijah itu bagus..., meminta bantuan mak comblang untuk menghubungkan dengan Muhammad SAW. Kkhadijah tahu diri, cintanya tak bertepuk sebelah tangan. Khadijah punya self control dan self confidence yang baik, dia sadar juga punya status diri yang bagaimana, jadi dia berani nembak duluan. Karna khadijah yakin cintanya tak bertepuk sebelah tangan. sementara Muhammad SAW hanyalah lelaki sederhana, beliau yatim, punya kualitas dan standar calon istri, tapi apalah daya, beliau menyukai wanita sekelas khadijah, namun beliau menghubungkan rasa cintanya kepada sang pemilik cinta, yaitu Allah Azza wa jalla) lebih kurang begitu komennya ^_^

 Deg! Nancap di hati euy!!! ^_^ 

Pesan beliau : "Jadi...adik-adikku yang sedang dirundung gundah gulana, masalah jodoh itu hanyalah masalah mencocokan segala keinginan dengan takdir Allah SWT, dimana kita disitulah akan bertemu jodohnya, dimana keimanan kita, dimana kesabaran kita, dimana batas kita, disitulah jodoh kita. So seperti sasi di komik tadi, berdoa saja dan meminta kepada yang Maha pemilik hati"

#aku hanya terdiam, tak berani berceletuk lagi...:(

Sambil ikhtiar meningkatkan kuakitas diri jika ingin jodoh yang berkualitas...(lanjut sang guru) 

^_^
----

Inilah kutipan do'a sasi, yang menyimpan perasaan kepada daud ^_^
Ya allah, hamba tahu, 
do'a hamba ini terdengar lancang
jujur hamba memang suka sama daud...
hamba menjaga, jangan sampai perasaan ini menodai hati hamba...
kalau daud memang jodoh hamba, 
pertemukan kami kelak dengan cara yang baik
kalaupun bukan, kuatkan hamba untuk menjaga hati...
karena hamba yakin keputusan mu adalah yang terbaik...
aamiin..

---
dan...ending kisah ini adalah...
do'a sasi tak perlu menunggu waktu yang lama untuk di jawab allah SWT ^_^
karna tak berselang beberapa hari daud sudah meminta sasi pada orang tuanya...\
Dan...orang tua sasi menyukai daud...dengan ketawdhuan, keberanian dan kejujurannya

(So Sweet)

***

Sungguh allah lebih mengetahui yang terbaik untuk hambanya...
kuncinya hanya S.A.B.A.R dan D.O.A

Semoga sabar dan do'a menenangkan hati yang dirundung "R.I.N.D.U"
Jika R.I.N.D.U memancig diri untuk menyulut C.I.N.T.A dengan api syahwat, maka itulah U.J.I.A.N
Untuk itu...gencarkan D.O.A luruskan N.I.A.T karena Allah takkan menguji kita diluar batas kemampuan kita...

Allah SWT sangat sayang pada kita...^_^

wallahualam