2 Apr 2014

Cinta Kerja Harmoni

Belakangan aku suka lagu-lagunya PKS semuanya keren-keren, ditambah lagi dari PKS Piyungan ngabarin ada 1 album kampanye PKS 2014.
Hahaha...karena cinta, tanganku jadi gatal untuk  mendownloadnya. Salah satu lagu yang aku suka adalah lagu dari Ebith Beat A yang ini nih...^_^

Cinta
(pks)
Semua ini karna cinta
(pks pks)
Kami adapun karna cinta
(pks pks)
Cinta untuk Indonesia
(pks pks)
Cinta
(pks pks)
Bekerja kami karna cinta
(pks pks)
Harmoni kami penuh cinta
(pks pks)
Cinta untuk Indonesia
(pks pks)
Bila cinta bersemi di dalam hati
Maka cinta kan dekat  dan melayani
Bila cinta tertanam di dalam diri
Maka cinta tak dapat dihalangi
Tak ada cinta, maka tak ada rasa
Krena cinta, rasa selalu sama
Haruslah cinta yang menyatukan kita
Karena cinta suka dan duka kita lewati bersama

Karena cinta kami bersama
Karena cinta kamipun ada
Untuk Indonesia
A A A






Aku dan PKS

Bismillahirrohmanirrohim

Pembahasan liqo' hari itu menguatkan pendapatku tentang aku dan PKS sehari sebelumnya.
Hiruk pikuk Pemilu, membuat sebagian pikiranku terisi olehnya. Kenapa aku harus berletih-letih mendatangi rumah warga. Menyampaikan dan mempromosikan caleg yang ada di daerah itu. Kenapa aku harus memanagemen ulang waktuku agar kuliah dan agenda gesit dapat berjalan beriringan. Kenapa aku harus full action di media social FB untuk mengkampanyekan PKS. 
Aku tertegun hari itu. Iya, kenapa aku harus rela membagi waktu. Padahal aku kadang tak punya cukup waktu untuk menyelesaikan tugas kuliah. Namun, aku kadang heran juga, tugas dan kegiatan lainnya alhamdulillah bisa terlewati, walau wallahualam tentang hasilnya, karena belakangan aku memang suka malas (^_^) bukan salah agenda yang aku ikuti, tapi salahnya di aku (^_^).
Aku selalu ingat janji Allah SWT :
QS. 47:7. Hai orang-orang mukmin, jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu.
Salah satunya pertanyaanku terjawab juga oleh diriku sendiri (^_^).
Namun, kenapa sih aku memantapkan hati kepada PKS?
Hari itu aku memutar-mutar pikiranku. Dan terlintaslah kalimat :
Memangnya apa yang sudah kau dapatkan dari dakwah ini?
Sebelum ngebahas pertanyaan anehku itu, aku sedikit menuliskan tentang dakwah. Karena, PKS selalu disebut partai dakwah (sudah menjadi rahasia umum).
Sebagian orang (ammah) mungkin berfikir, kenapa PKS selalu menyebut-nyebut jalan dakwah?
"Jalan dakwah" mungkin sedikit eksklusif di telinga pendengar yang jarang mendengar saja. Namun, coba kalau telinga para pendengar suka dengerin ceramah ustad-ustad di indonesia, pasti tak asing toh? mungkin juga minimnya pengetahuan tentang dakwah itu sendiri. Mungkin sebagian orang berfikir, ketika disebut soal dakwah, wah...itu hanya terjadi di jaman Baginda Nabi Muhammad SAW.
Namun coba deh buka KBBI apa itu dakwah,
this is it dak·wah n Isl 1 penyiaran; propaganda; 2 penyiaran agama dan pengembangannya di kalangan masyarakat; seruan untuk memeluk, mempelajari, dan mengamalkan ajaran agama;

Lihatlah dari definisi sederhana itu, siapapun bisa melakukannya toh? Bahkan orang non islampun melakukannya. Dan tanpa disadari kita sering melakukannya dalam kehidupan sehari-hari toh?, seperti menasehati salah satu anggota keluarga kita dan menyampaikan ajaran Baginda Nabi Muhammad SAW kepada teman-teman kita. ^_^ 

Namun, karena ini sebuah partai, jadi ekslusive lah kata Dakwah itu. Padahal Baginda Nabi Muhammad SAW yang menjadi tauladan. Kenapa kita harus menyebutnya aneh. Hmmm...jadi terpikir, jika kita hidup di jaman Baginda Nabi Muhammad SAW mungkin kita termasuk golongan orang yang menyebut apa yang di bawa Baginda Nabi Muhammad SAW adalah aneh ya?. Seperti yang sering di tuangkan dalam Risalah Nabawiyah, ataupun dalam Al qur'an. Astaghfirullah...Naudzubillah...
Dan, mengenai dakwah itu sendiri, sebenarnya kewajiban bagi kita loooh...
Nih, aku kutib dari blog seseorang :
Allah Taala telah memerintahkan kepada orang-orang yang beriman untuk melakukan dakwah. Orientasi dakwah yang Allah taala perintahkan adalah menyeru dan mengajak manusia kepada jalan Tuhan (ilâ sabili rabbika) yaitu menjadi hamba-hamba Allah taala yang tunduk dan patuh kepadaNya dengan cara-cara yang bijaksana (bil hikmah) dan memberikan nasehat-nasehat dengan cara yang baik pula (wal mau’izhatil hasanah). Sebagaimana Allah taala berfirman:
Serulah (manusia) kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Tuhanmu Dialah yang lebih mengetahui tentang siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk.(an-Nahl [16]:125)
Baiklah, aku anggap sudah clear tentang dakwah. Kalo mau lengkap cari sendiri ya. Aku mau lanjut cerita lagi hehe

Kembali pada pertanyaanku, Memangnya apa yang sudah kau dapatkan dari dakwah ini?
cepat-cepat aku sadar, aku membalikkan pertanyaanku memangnya apa yang sudah aku beri untuk dakwah?
betapa egoisnya aku, untuk Allah saja aku hitung-hitungan. padahal Allah saja tak pernah hitung-hitungan padaku. 
Oke, untuk pertanyaan aneh dan bodoh itu sudah terjawab.

Pertanyaan berikutnya, kenapa aku milih PKS sebagai wajihah (sarana) untuk dakwah?

Aku memutar kenanganku (flashback) ke masa dulu. Masa waktu masih SMP (belum berhijab) memakai busana sesukanya dan sebagainya lah. Tingkah laku remaja yang melekat di jiwa anak labil masa itu juga sedikit banyak melekat padaku.

Namun, tika itu di tingkat 1 SMA. Aku juga salah seorang yang memandang sebelah mata dan beranggapan aneh ketika ditwarkan dengan organisasi Rohis, Dengan sombongnya, ah ngapain juga di Rohis, enakan PMR, enakan Pramuka, bla bla bla (banyak alasan. Karena aku pikir aku sudah banyak bertanya pada nenekku yang selalu bisa menjadi perpustakaan islam bagiku (nenek emang jago I love her). Sejak kecil sebelum masuk SMP materi tentang sedekah, mengaji (baca al qur'an), sholat, kisah-kisah hikmah dan puasa, rasanya sudah sering hinggap di telingaku. Toh, waktu belajar agama dikelas, juga itu yang aku dapat, terus kenapa dong harus ikut rohis lagi? kan bosen. (Sombong banget kan?)
Tapi, alhamdulillah, kesombonganku dibalas dengan cinta dari Allah SWT, akhirnya aku menjadi pengurus Rohis dengan rapi berhijab (di semester kedua kelas 1 SMA).
Tamat dari SMA, aku disusupi rasa bosan, dengan dunia Rohis, aku merasa terkekang, tak bebas (hehe) aku mencoba lari dari sana. 
Ah, lagi-lagi Allah SWT begitu sayang, di awal masuk malah ada seorang akhwat beliau adalah kakak tingkatku, beliau begitu lembut menyapaku. Hingga akhirnya ntah bagaimana Allah SWT menyentuh hatiku, aku jatuh lagi ke lembah kebaikan ini. Aku berfikir, inilah cara Allah SWT menjagaku, alhamdulillah.
Diawal-awal kuliah aku masih polos dan mengikuti segala agenda tarbiyah (pendidikan) rohis di kampusku. Di kampus memang beda dari SMA. Karena disini aku sudah memiliki sebuah kelompok yang selalu bertemu tiap pekannya. Banyak pengetahuan yang baru aku dapat disini. Yang mungkin ketika Allah SWT tidak menggiringku kesini, aku tak taulah, bagaimana dengan pergaulan dan kegiatan masa-masa muda ku. 
Amalan harianku jadi berubah, karena kualitas dan kuantitasnya harus selalu ditingkatkan. Teman-temanku juga menjadi alarm kebaikan bagiku. Selalu ada yang mengingatkan ketika aku futur (lemah iman) ketika aku lupa dan lain sebagainya. (itulah Ukhuwah ^_^)

Beranjak pada tingkat pemahaman (transfer kelompokpun dilakukan) hingga akhirnya aku mengenal hizib (partai). Tapi aku, berjanji pada diriku waktu itu, aku tak akan mau berpartai.
Tapi...lagi-lagi...Allah SWT mengantarkanku pada pemahaman...(inilah cinta)
Allah SWT menyadarkanku melalui hamba-hambanya yang sholeh, bahwa tanpa ada partai ini, mungkin kajian-kajian rutin yang sudah aku cintai ini, akan mudah digusur oleh orang-orang yang tak "suka" namun, karena ini adalah ngajinya PKS (liqo'an PKS) orang tak bisa ganggu, karena PKS adalah partai legal.
Hingga akhirnya, aku jatuh ke lembah kebaikan ini. Aku bertemu dengan orang-orang sholeh, aku bertemu dengan orang-orang yang punya azam untuk memajukan islam, aku bertemu dengan orang-orang cerdas yang selalu berpikir untuk kemajuan dakwah, dan aku berada di wajihah yang selalu mengingatkanku dan menjaga amalanku pada Allah SWT, yang mungkin tak aku dapat di rumah dan di sekolah.
Banyak, banyak sekali yang sudah aku dapat dari partai dakwah ini, walau bukan dalam bentuk harta, namun sudah banyak pengaruh yang aku rasakan dalam kehidupanku, mulai dari amalan harian hingga menentukan prinsip dalam hidup.

Andai, orangtuaku dan keluargaku tahu, tentang perkembangan perubahanku, dari SMP yang sok tomboy hingga saat ini aku yang punya prinsip. Mungkin mereka juga akan jatuh cinta pada kebaikan wajihah dakwah ini.

Alhamdulillah, mereka selalu mendukung kegiatanku dan tiada penentangan, bahkan sudah mengetahui aku ada di hizib. Aku ingin mereka juga bisa merasakan kenikmatan dalam jalan dakwah ini. Aamiin...

Aku mencintai PKS karna aku mencintai dakwah. Aku mencintai dakwah karna aku mencintai Allah SWT dan kekasihnya Baginda Nabi Muhammad SAW. Bagiku dakwah adalah cinta. "Cinta akan meminta semuanya darimu" dan PKS lah pilihanku.

PKS hanyalah kumpulan orang-orang yang berusaha menyolehkan diri dan melakukan kebaikan. Mereka bukan kumpulan malaikat. Jadi, aku tak heran bila ada orang-orangnya ada yang khilaf. Karna itulah fitrah manusia, yang tak lepas dari khilaf dan salah. Namun, kebanyakan orang memandang PKS adalah kumpulan malaikat, yang tak boleh ada cela. Jika ada cela sedikit, langsung membully dan menghina bertubi-tubi. Memang, disini kami diajarkan pemahaman islam. Namun, seharusnya orang-orang itu juga harus paham. Nabi Adam saja pernah ditegur, Baginda Nabi Muhammad SAW juga pernah ditegur, terus kami manusia biasa juga takkan pernah luput dari cela. Bukannya aku taqlid buta pada PKS, tapi aku yakin dengan apa yang aku lakoni, dimana ada kebaikan disana "ada" Allah SWT. 
Semoga wajihah ini selalu diberkahi dan dirahmati olehNya. 

Aku heran pada orang-orang yang membenci PKS, mengapa mereka tak mengkritik dan menasehati dengan baik? Seperti yang dicontohkan Baginda Nabi Muhammad SAW? -_- wallahualam.

Dengan dakwah, aku berharap islam yang saat ini sedang "sakit" dengan pertolongan Allah SWT dapat sembuh (khususnya dalam porsi keluargaku) aamiin.
Selanjutnya, aku ingin anak cucuku nanti akan menikmati indahnya islam bukan menikmati wajah muram islam.
Aku ingin mereka adalah estafet-estafet dakwahku. Bagiku dakwah adalah kebaikan. Jadi aku harus cinta dakwah. Walau fitrah jalannya sangat panjang, penuh onak dan duri. Namun, itulah ujian. Ujian akan datang pada orang-orang yang hidup, bukan pada orang-orang yang mati.

Aku dan PKS. Walau kamu belum PKS. Semoga kamu menjadi salah seorang yang mendukung misi kebaikannya.

Wallahualam.





2 Mar 2014

"Kobarkan Semangat Indonesia"

Hari itu aku bahagia sekali. Kabar yang ku nanti akhirnya datang juga. beberapa hari hanya menyaksikan euforia ikhwah yang melaksanakan Apel Siaga di wilayahnya masing-masing bersama presiden Partai Keadilan Sejahtera melalui media sosial Facebook.
Siang itu aku menerima sms dari guru ngaji, di awal kalimat pengantar ada sebuah kata "ta'limat" dari bentuk bibir yang masih datar hingga ujung kalimat sms membuat bibirku mengukir huruf U. Aku bahagia, ntah mengapa semangatku mendadak mendidih, ntah mengapa ada rindu yang menggelayut, ntah mengapa ada perasaan yang tak sabar menanti hari itu. 
Berikut potongan sms nya "
....
Acara Apel Akbar, Ahad, 2 Maret 2014 jam 8-12 di GOR Bikasoka, Jl. Suryalaya, buah Batu, Bandung bersama Presiden Ust Anis Matta
...
Huaaaa!!! Ingin rasanya membalas sms itu. Dan berkata, Ibu!!! Gak perlu kata Ta'limat. Kalo yang begini mah. hehe ^_^ (Fans ust AM PM).Tapi berhubung ini sms Ta'limat. Tak perlulah di balas.

Waktu terasa lambat. Hari Ahad menjadi hari yang dinanti-nanti...
Kuliah jadi makin semangat. Ditambah lagi tugas nggak terlalu banyak, hehe.
Beruntung disini, ikhwah pascasarjananya kompak, menjelang hari H pada heboh ngajakin berangkat bareng nyewa angkot. (hehe paslah untuk kantong mahasiswa).

...
Jam 7 teng, aku dan teman-teman satu majelis udah berada di lokasi tempat berkumpul, sesuai dengan kesepakatan.
...
Ketika melihat GOR ada hawa haru disana, tak sabar rasanya ingin segera masuk dan cepat-cepat bertemu dengan orang-orang luar biasa.
Ditambah lagi, informasi yang aku peroleh, Apel Siaga ini juga dihadiri oleh pak Wako dan Wakil Wako Bandung, Pak Gubernur Jawa Barat, dan ustad-ustad lainnya, tak ketinggalan ada shoutul harakah yang katanya pertemuan ini mau dibuat video klip/ iklan untuk lagu mereka...hohoho...berbunga-bunganya hatiku.
(seperti jumpa pangeran aja, hihi).

...
Registrasi udah, dapat karton bertuliskan "Semangat Indonesia" juga udah.
Tapi, acara belum dimulai...(hiks...tak sabaaaaar!!! ditambah lagi nasyid SH mengaung-ngaung dari arah dalam gedung, buat aku ingin berlari masuk). Kami harus menunggu beberapa menit dulu, sepertinya masih ada check soun dulu, atau apalah (aku tak tau).

Sembari menunggu, aku dan akhwat lainnya poto-poto dulu... ^_^

...
Tak lama kami juga akhirnya di minta untuk memasuki gedung dengan tertib...
masyaallah ini sangat luar biasa....!!! Allahu Akbar!!!

Ada Cinta, Ada Kerja dan Ada Harmoni!!! 

...